Kamis, 22 September 2022

Bersama Ping

tiga puluh sembilan ribu rupiah

ku habiskan

bersama Ping 


Ping,

aku tak beli kopi

melainkan teh

tapi,

di kedai kopi


Ping,

namanya "kedai kopi", tapi tak hanya kopi

mereka juga menjual rasa,

asa,

dan juga karsa


tiga puluh sembilan ribu rupiah

kau tahu, Ping

aku dapat ketiga itu,

ku ramu dalam satu gelas

bersamamu, Ping


Bumi Sriwijaya, 23 Juli 2022

Hujan dan Es Krim

 Hujan-hujan begini

Bagaimana nasib si penjual es krim, ya?

Tanyaku,

Kepada es krim di depanku

 

Lalu,

Isi kepalaku berwujud es krim menjawab

Mereka akan bertandang ke sini

Kalau mereka ingin

Tak peduli cuaca

Tak peduli bahwa,

Mereka sama dinginnya dengan hujan ini

 

Delapan ribu rupiah,

Kau sematkan pelbagai pertanyaan

Di dalamnya ada soal dunia,

soal cuaca,

soal mengapa dan bagaimana

 

Bicara soal,

Sebetulnya bisa kau jawab sendiri

Tapi terkadang,

Kau juga butuh mereka menjawab

Serupa halnya kau sekarang

Duduk diam

Menghabiskan aku

Seorang diri

ki.ta dan ka.ta

malam itu,

muktamad sudah ikrarmu

luas kata-katamu,

tak akan ada,

ki.ta

 

ki.ta tinggal lah ka.ta

tak perlu lagi ber.ka.ta

dan,

tak perlu lagi di.ka.ta

 

kini,

ki.ta hanyalah doa


untuk ki.ta 

teruslah berdoa,

agar ki.ta tak sekadar ka.ta

Harga yang Harus Dibayar

Sebuah karya dari Sahratul Syita, siswa kelas 8B SMPN 1 Sungaiselan   “Pagi, Pak Alaric.” ucap Budi “Pagi juga, masih membuat jalur limbah y...