Senin, 26 Mei 2014

Nyanyian Seorang Anak


Kesepian merasuki diriku
Menatap pun aku tak sanggup
Aku merindu
Merasuki relung kalbuku

Aku lantunkan kata demi kata di hadapanMu
Mengharap belas kasihMu
Memohon ampunanMu
Mendo’akan dia didepanMu

Disudut ruang, dipertengah malam
Aku merengkuh, bersujud, bersimpuh
Menyerahkan semua
Membuka luka kelam yang lama berselimut di hati

Aku berdo’a untukmu, ibu
Untuk kebahagiaanmu
Untuk kesehatanmu
Untuk keluarga kita

Semoga Allah mendengarkan do’aku
Bersedia mengabulkan setiap harapan
Menjabah setiap baris kalimat yang ku lantunkan
Aku memohon padaMu

Setiap sujudku, ku atasnamakan demi dirimu bu
Aku menyanyikan do’a rindu dihadapan dia
Semoga engkau baik baik saja di kampung sana
Tunggu aku kembali

Aku rindu dirimu bu
Rindu kepada ayah
Rindu kepada kehangatan keluarga kita
Merindukan kampung halaman


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Harga yang Harus Dibayar

Sebuah karya dari Sahratul Syita, siswa kelas 8B SMPN 1 Sungaiselan   “Pagi, Pak Alaric.” ucap Budi “Pagi juga, masih membuat jalur limbah y...