Tuhan, bolehkah
aku berharap sedikit saja dari semua yang aku alami sekarang ? bisakah Tuhan ?
aku tak berharap banyak, hanya sepenggal kata yang akan aku ucapkan jika engkau
memperbolehkan aku untuk berharap...
Sepenggal kata
sangat berarti untukku Tuhan..
“bisakah Engkau membantuku
untuk mengalahkan hati ini yang takkan bisa menerima semua kenyataan yang telah
terbukti adanya?”
Itu saja Tuhan...
Jika memang Engkau
takkan bisa membantuku, aku akan merengkuh, mengemis dihadapanmu, mencium
kakimu, memohon itu semua agar Engkau bisa membantuku Tuhan...
Tapi apa daya, aku
masih tetap saja tidak bisa mengalahkan hati ini yang berharap banyak
darinya...
Aku sadar atas
kemunafikan diriku selama ini, mulutku berkata demikian tetapi hatiku berkata
lain. Memilih diam dan takkan pernah menuruti kata hati membuatku sakit,
memendam perasaan ini berlarut-larut hanya senyap dimakan waktu.
Tuhan, apakah aku
salah berharap terlalu banyak ? kalau begitu aku akan berharap hanya sedikit
agar Engkau mampu mengabulkan semua harapan itu. Aku sangat percaya bahwa Engkau
selalu bersamaku, bersama bayanganku yang selalu setia berada dimanapun aku
berada...
Aku hanya mampu
berdiri bersama bayangan ini merangkul bersama menapaki setiap alunan alunan
nyanyian merdu melambangkan hidup ini. Tetapi semua ini membuatku lelah, aku
takkan bisa memaki maki bayangan ini, melampiaskan semua ini kepada bayanganku
yang sangat sangat setia berada di sampingku, aku menangis namun dia hanya diam
melihat aku bersedih tanpa ada jawaban darinya.
Tuhan, mengapa
engkau ciptakan bayangan diri kepada setiap insan manusia di mukabumi ini ?
walaupun ia setia mengikuti kemana pun kita melangkah namun mengapa kau tak
ciptakan bayangan ini seperti aku ? akankah kau menciptakan bayangan ini dengan
hanya diam disaat aku memaki maki dirinya, menangis didepannya, merengkuhnya,
membawanya ikut dalam kesedihanku...
Apakah hanya setia
yang akan dibutuhkan didalam hidup ini ? Cuma itu ? omong kosong !
Tuhan, sedikit
yang akan aku harapkan. jadikanlah bayangan itu seperti seorang sahabat yang
menemaniku dalam suka dan duka...
Disaat aku
menangis disampingnya, ia akan setia memberikan pundaknya...
Disaat aku memaki
maki nya, ia akan setia mendengarkan apa yang aku rasakan...
Disaat aku
bahagia, ia akan setia hadir dalam kebahagiaan yang aku rasakan...
Oh bayangan...
Kau teman setia
dan selalu hadir dimanapun aku melangkah...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar