Hari
yang indah, seindah semangat yang memburu dihatiku. Akhirnya aku lepas dari
kepenatan libur kuliah. Dengan bersemangat aku menglangkahkan kakiku ke kampus
tercinta. Seperti biasa aku menunggu selama 15 menit untuk menuju ke kampus
dengan busway yang biasa disebut “Trans Musi”. Ya, transportasi yang dikenal ter nyaman dikota ini. Akhirnya bus
yang ku tunggu tunggu berhenti juga di depan halte tepat dimana aku
menunggunya. Bismillah, aku mengucapkan kata-kata itu berharap sekaligus
berdo’a agar selamat sampai tujuan. Didalam bus itu dengan secara tiba-tiba
teringat dimana kejadian satu bus berlangsung. Ah sudahlah, itu kan masa lalu !
gerutuku didalam hati. Aku menghela nafas mengingat semua kejadian itu dengan
bertahap-tahap. Tetapi mengapa aku harus mengingat itu lagi ? masa masa yang
aku kubur sedalam mungkin sehingga tak akan mampu menyeruak kembali.
Hari
ini, di jam ini, di menit ini, dan di detik ini masa-masa itu terulang kembali
perlahan-lahan memory itu berputar kembali. Teringat saat hati ini menjerit-jerit
serasa mengeluarkan isi nya. Tuhan mengapa harus ia yang akan kembali ke masa
lalu ini ? masa lalu yang begitu kelam, terasa membunuh secara perlahan. Aku
malu, benar benar malu untuk mengingat itu semua. Betapa bodohnya aku mempunyai
perasaan itu kepada dia yang jelas jelas. Ah sudahlah, lupakan !
Aku
tak mengerti mengapa semua ini terjadi kepadaku, mengapa aku harus merelakan,
melupakan, mengikhlaskan semua yang takkan pernah terjadi kepadaku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar