Sabtu, 22 Februari 2020

Mimpi Yang Menjadi Kenyataan


Mimpi yang Menjadi Kenyataan
Karya : Firdaus (7B.2)

    

       Dito adalah seseorang yang rajin dan dia kuliah sampai keluar negri. Sekarang Dito berumur 28 tahun. Hobinya adalah mengarang buku dan membaca buku. PadaPada suatu hari Dito dan keluarganya pergi ke Gunung Bromo. Setelah sampai, Dito dan keluarganya kemudian mendaki gunung tersebut. Saat di perjalanan tiba-tiba saja dia terjatuh dan pingsang.Saat dia bangun tubuhnya terasa sakit sekali sepeeti sehabis terjatuh dari sepuluh meter. Dito berusaha untuk membuka matanya agar bisa melihat dia sedang berada dimana, bukan keluarganya yang dia lihat melainkan dia sedang berada di sebuah tempat yang kecil. Dia melihat sekitar dan terdapat seorang perempuan berkerudung hitam yang sedang membuat ramuan. Lalu perempuan tersebut melihatnya telah sadar, kemudian dia menyuruh Dito untuk meminum sesuatu. Wanita itu mendekat.
“Minumlah jika ingin badanmu tidak merasa sakit lagi”kata perempuan tersebut
“Apa ini”tanya Dito
“Sudahlah minum saja”sambil memberikan ramuan tersebut kepada Dito
Umphh, rasanya pahit sekali. Tak lama dari itu badan Dito menjadi sehat kembali.
       Kemudian Dito bertanya apa saja yang kau masukkan. Daun Velocra dan beberapa buah Kin,jawabnya
“Daun dan buah apa itu”tanya Dito sambil kebingungan
“Kau tidak tau”kata perempuan tersebut
“Tentu saja tidak, mendengarnya pun belum pernah”kata Dito
“Sudahlah tidak usah dipikirkan lagi”kata perempuan itu lagi
Tapi.....,ayo ikut aku kata perempuan tersebut. Kemana?tanya Dito, sudahlah ikut saja.Di perjalanan mereka berbincang
“Oh iya,aku belum mengenal mu”tanya si perempuan
“Nama ku Dito aku berasal dari Jakarta”jawab Dito
“Dimana itu?aku belum peenah mendengarnya” tanya si perempuan
“Kalau namamu siapa?”tanya Dito
“Namaku Arloneva”jawab perempuan tersebut
Tiba-tiba saja angin berhembus dan membuka kerudung Arloneva.Dito pun melihat wajah Arloneva yang tertutup, dan wajahnya cantik sekali
“Wow wajahmu cantik sekali,berapa umurmu”tanya Dito
“Umurku 500 tahun,aku terkena kutukan sehingga wajahku selalu awet muda”jawab Arloneva
“Apa! Umurmu 500 tahun”ucap Dito
“Iya”jawab Arloneva
Kita sudah sampai.Waw keren sekali, hewan-hewan yang dulunya hanya ada di cerita sekarang berada di depan mataku.Ada manticore,phoenix,naga dan lainnya.Ini sungguh-sungguh mimpi yang menjadi kenyataan.”Ayo”kata Arloneva.”Kemana?”tanya Dito. Menemui ratu,untuk apa?tanya Dito. Saat di dalam,ratu merasa cemas. Kemudian Arloneva bertanya
“Ada apa ratuku?”tanya Arloneva
“Negeri sebelah menyatakan perang karena masalah kemarin”jawab ratu
Dito pun bertanya ada masalah apa kemarin.Jadi salah satu pasukan kami ada yang tidak sengaja membunuh anak raja dari negeri sebelah.”Oooohhh..”ucap Dito
“Siapa anak itu”tanya ratu
“Ini adalah Dito aku menemukannya dalam keadaan pingsan”jawab Arloneva
“Apa tujuan ratu untuk memanggilku?”tanya Arloneva
“Aku memanggil mu untuk mempersiapkan semua hewan,pasukan,dan penyihir”jawab ratu
“Baiklah ratuku”kata Arloneva
       Arloneva mengajak Dito untuk mempersiapkan dirinya untuk berperang.Mereka berdua mengumpulkan semua pasukan,hewan,dan penyihir untuk memberikan kabar. Tak lama dari itu semua pasukan,hewan,dan penyihir berkumpul, Arloneva menyampaikan kabar kalau kita akan berperang. Keesokan harinya mereka semua bersiap dan juga Dito ikut berperang. Dito bertanya
“Apa yang harus aku lakukan,aku tidak mempunyai kekuatan atau yang lainnya”tanya Dito kepada Arloneva
“Sebenarnya kau memiliki kekuatan yang tidak kau ketahui”jawab Arloneva
“Apa kau serius”kata Dito
“Iya,karena semua yang ada disini mempunyai kekuatan”jawab Arloneva
       Pasukan dari negeri sebelah telah datang. Mereka pun bersiap. Bukan hanya manusia biasa mereka juga menggunakan hewan-hewan yang mistis juga seperti naga,manticore,gajah,dan lainnya. Mereka pun berperang satu sama lain. Pasukan yang dipimpin oleh Arloneva kalah, hanya tersisa beberapa orang serta Arloneva dan Dito. Karena melihat hal tersebut Dito pun merasa bersedih, tiba-tiba badan Dito terangkat dan,badan Dito menjadi besar dan tinggi setinggi 10 meter. Lalu Dito ikut membantu dan menyerang semua musuh. Tiba-tiba Dito yang berubah tersebut kembali seperti semula,lalu Arloneva mengucapkan terima kasih kepada Dito.
       Ditempat yang berbeda yaitu di Gunung Bromo, Dito pun ditemukan dalam keadaan meninggal,keluarga Dito pun merasa sedih. Tetapi Dito pun tidak mengetahui kalau dirinya telah meninggal. Karena hal tersebut dia terpaksa tinggal di sana untuk selamanya. Dito memiliki atau mempunyai semua hal tersebut dia pun terpaksa tinggal di sana untuk selamanya. Dito sekarang mempunyai semua hal yang dulunya hanya dianggap sebagai khayalan sekarang semuanya ada,dan juga Dito mempunyai kekuatan yaitu bisa berubah, kehidupan abadi. Setelah dua tahun dia berada disana dia pun bertanya kepada penyihir kerajaan mengapa dia tidak bisa kembali ke dunia asalnya,tetapi jawaban yang diterimanya tidak menyenangkan karena tubuh yang aslinya telah meninggal. Walaupun begitu dia tetap merasa senang karena yang semua telah dia dapatkan sudah cukup walau tidak bisa bertemu keluarganya kembali.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Harga yang Harus Dibayar

Sebuah karya dari Sahratul Syita, siswa kelas 8B SMPN 1 Sungaiselan   “Pagi, Pak Alaric.” ucap Budi “Pagi juga, masih membuat jalur limbah y...