Sabtu, 28 Maret 2020

Hutang Pemerintah Menggunung, Bagaimana kini keadaan Indonesia?


Hutang Pemerintah Menggunung, Bagaimana kini keadaan Indonesia?
Karya: Dewi Agustina (8.1)

Pemerintah Indonesia selalu menyediakan berbagai macam pembangunan. Soal ULN(Utang Luar Negeri), Indonesia terpaksa untuk meminjam uang dalam jumlah yang besar dari negara-negara maju atau negara yang dapat meminjamkan uang. Pembangunan juga harus dilakukan, karena pembangunan merupakan tahap-tahap sebuah negara yang maju.
Indonesia berhutang dengan negara lain karena ada beberapa alasan seperti membangun infrastruktur, menutupi kekurangan anggaran, dan beberapa permasalahan lain. Selama 4 tahun hutang Indonesia bertambah 48% atau setara dengan 181 Miliar dolar AS (saat pemerintahan presiden Jokowi Dodo).
                Mengenai hutang Indonesia kini mencapai Rp4.571,89 triliun sedangkan asumsi PDB adalah Rp15.381,39 triliun. Jika di rinci 82,88%(Rp3.789,35 triliun) untuk surat berharga negara(SBN), 16,97%(Rp775,64 triliun) untuk pinjaman luar negeri, 0,15%(Rp6,9 triliun) untuk pinjaman dalam negeri.
Akibat yang dapat diterima Indonesia jika hutang terus menumpuk maka Indonesia lama-kelamaan akan di ambil ahli kepemimpinannya dengan negara lain dan hilangnya Indonesia di mata dunia, penjelasan ini semakin mengkhawatirkan keadaan Indonesia.
Pemerintah Indonesia masih memiliki rencana pembangunan tetapi patutnya pemerintahan menyeimbangi rencana-rencana pembangunan ini dengan saksama agar hutang negara tidak terus melonjak naik. Jika Indonesia memiliki hutang yang semakin banyak maka akan bertimbal balik kepada anak cucu Indonesia di masa yang akan datang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Harga yang Harus Dibayar

Sebuah karya dari Sahratul Syita, siswa kelas 8B SMPN 1 Sungaiselan   “Pagi, Pak Alaric.” ucap Budi “Pagi juga, masih membuat jalur limbah y...