Sabtu, 28 Maret 2020

Minat Baca Masyarakat dan Siswa


Minat Baca Masyarakat dan Siswa
Karya: Sharfina Naurah A (8.1)

Minat baca masyarakat Indonesia masih sangat rendah, terutama bagi siswa-siswi sekolah. Mengembangkan dan meningkatkan minat baca perlu dilakukan. Untuk itulah perlu upaya untuk memotivasi siswa agar memiliki minat baca. Pemanfaatan sosial media juga dapat dilakukan untuk menghimbau kepada masyarakat tentang pentingnya membaca. Adanya kegiatan literasi disekolah juga dapat meningkatkan minat baca pada siswa.
Kepala Pusat Badan Perpustakaan dan Informasi Perpustakaan Nasional RI, Titik Kismiati mengungkapkan, minat baca penduduk Indonesia sangat rendah. Merujuk data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik Tahun 2012, sebanyak 91,58% penduduk Indonesia yang berusia 10 tahun ke atas lebih suka menonton televisi. Hanya sekitar 17,58% saja penduduk yang gemar membaca buku, surat kabar, atau majalah.
Oleh Syahruddin El-Fikri, kebiasaan masyarakat Indonesia dalam membaca dan menulis  sanagt rendah. Berdasarkan indeks nasional, tingkat minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,01 sedangkan rata-rata indeks tingkat membaca dinegara maju berkisar 0,215 - 0,67. Indeks tingkat membaca masyarakat Indonesia hanya 0,001% artinya hanya ada satu orang dari 100 penduduk yang mau membaca buku dengan serius. Hal ini menempatkan Indonesia pada posisi 124 dari 187 negara dalam penilaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa budaya membaca Indonesia tertinggal empat tahun dibandingkan negara maju. Bahkan, disekolah daerah pelosok Indonesia ada siswa hingga mahasiswa yang masih belum mampu membaca secara lancar dan memahami maknanya. Ketertinggalan yang saat ini dialami Bangsa Indonesia dikatakannya, harus dikejar. Hanya saja, Muhadjir Effendy menilai Bangsa Indonesia menghadapi permasalahan yang rumit, yakni disparitas antar daerah terlalu jauh.
Pengembangan dan peningkatan minat baca wajib dilakukan, terutama dalam keadaan seperti sekarang. Minat baca masyarakat Indonesia semakin turun dari tahun ke tahun. Memanfaatkan sosial media juga dapat dilakukan untuk menghimbau pentingnya membaca, karena membaca sangat penting bagi kehidupan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Harga yang Harus Dibayar

Sebuah karya dari Sahratul Syita, siswa kelas 8B SMPN 1 Sungaiselan   “Pagi, Pak Alaric.” ucap Budi “Pagi juga, masih membuat jalur limbah y...